Kamis, 31 Mei 2012

Genting Highland


Minggu, 20 Mei 2012

Genting Highland – Ching Swee Temple

Arrived LCCT pagi jam setengah 7, waktu Malaysia. Ambil bagasi, ketoilet bersih bersih, ganti baju. Lalu kami beli tiket Aerobus ke KL Sentral.

Exit gate arrival, kami menuju ke gate Depature menscan bagasi. Karena kami mau titip bagasi disini. Petugasnya ganti cowok. Yang hari pertama cewek orang India, hari ini orang melayu. Hanya ada 1 tempat penitipan bagasi diLCCT.
Tarif per bag = RM 18. Penitipan tidak dimasukkan ke dalam loker, hanya diletakkan didalam ruangan saja. Seperti tempat loss and found bagage menurut saya.

Lalu kami naik bis ke KL Sentral. 1 jam kemudian kami sampai dan lanjut naik Aerobus ke Genting highland. Akan tetapi tiket jam 08.30 sudah habis, yang ada jam 09.30.
Saya putuskan untuk naik bis dari Titiwangsa.
Kami naik LRT menuju ke titiwangsa, change train di Mesjid Jamek.
Sampai di titiwangsa bis jam 08.30 baru saja berangkat, kami mendapatkan tiket bus jam 09.00

Harga tiket Aero bus ke Genting = RM 8.5 (include cable car), harga tiket bus di Titiwangsa RM 6, langsung stop di First world hotel.
Untung kami naik dari Titiwangsa, karena dalam perjalanan naik keatas turun hujan. Tidak bisa saya bayangkan kalo harus berhujan hujan naik cable car, plus didalam cable car bergoyang goyang tertiup angin.

Saya tidak ingat berapa lama perjalanan menuju Genting. Sampai diFirst world kami cari tempat makan. Karena saya sudah pernah kesini, dan main di outdoor, plus ditambah karena cape, jadi saya malas explore tempat ini.
Alasan saya ke sini karena saya mau ke Chin swee temple.
Ternyata Vietnam House tempat depot vegetarian disini sudah ditutup. Tempat makan lain yang menjual menu vegetarian juga sudah tidak available. Saya tidak naik keatas untuk mencari di tempat makan lain.

Selesai makan (roti sandwich isi mentega harga RM 5 dan telur ramuan - begitu saya menyebutnya, ga tau apa namanya - RM 2), putar putar sebentar, lalu jam 1 lebih kami meutuskan lanjut ke Ching Swee temple.  Dari hotel first world ada bus direct menuju ke temple free. Bis jalan setiap 1 jam mulai jam 9 pagi sampai sore. Antrian biasanya panjang, karena banyak orang yang menuju ke temple juga.

Selain dengan bis menuju ke temple bisa juga ditempuh dengan cable car, tapi berhubung hujan, saya tidak tertarik naik cable car. Tarif RM 3 sekali jalan. Antri bis didepan pintu masuk hotel First World – didepan Starbuck cafe. Bis datang on time.

Perjalanan dari First World hotel ke Ching Swee temple hanya 15 menit.
Didalam ada restaurant vegetarian. Saya order Soup rice with vegetable harga RM 9. Interior restaurant bagus sekali, langit langitnya tergantung lampu lampion dengan dekorasi bunga teratai.



Didalam restaurant juga menjual snack vegetarian. Ada juga counter lain yang menjual asesoris, patung Budha, alat tulis dan snack.
Dari sana kami berjalan naik keatas. Diatas ada patung Budha Sakyamuni, dan disamping ada jembatan naik keatas dengan tulisan Journey of Enlighment.

Diatas ada 10 tingkat neraka beserta penguasa dimasing masing neraka.
Dikisahkan bahwa setelah manusia meninggal akan masuk ke tempat registrasi, disana akan ditentukan masuk ke neraka tingkat ke berapa.
Semakin tinggi tingkatan neraka semakin besar kesalahan yang dilakukan.

Disetiap tingkatan neraka, disampingnya tertulis jenis kesalahan dan hukuman yang dijatuhkan, beserta penguasa neraka ditingkat tersebut.

Setelah arwah arwah selesai menjalani hukuman dineraka, kemudian mereka akan tumimbal lahir, lahir kembali ke dunia.
Disini juga terdapat patung Avalokitesvara yang besar.

Disampingnya ada patung Ratu Langit naik kereta ditarik burung Phoenix dan diiringi dewi dewi, lalu ada patung para dewa (saya kurang tau dewa apa). Yang paling ujung apa patung kera sakti beserta guru dan murid yang lain.

Turun ke bawah ada pagoda, dan terlihat orang orang datang bersembahyang disana. Saya tidak naik sampai ke atas. Juga tidak tau apakah pogoda tersebut boleh dinaiki sampai ke atas atau tidak.

Kamudian disamping pagoda ada tangga menuju keatas. Pada gate diujung tangga tertulis Tian tan – artinya Surga. Diatas terdapat temple untuk Ru Lai Fo, dan ada pelataran yang luas.
Disana juga terdapat patung founder Ching Swee Temple, serta ruang observasi, tapi saya tidak masuk ke dalam. Karena menurut saya tidak ada yang bisa dilihat, keadaan sedang berkabut sehabis turun hujan.

Dibawah dibelakang restaurant terdapat hotel. Disepanjang tembok menuju ke hotel terdapat banyak kisah kisah cina klasik.

Jam 4 kurang 10 menit saya kembali ketempat drop bus, menunggu bis datang untuk kembali ke Hotel First World. Jam 4 kurang 5 menit, bis datang. Perjalanan kembali ke First World hotel 10 menit.

Setelah itu kami berjalan perlahan menuju ke platform 16 – tempat Aerobus dari Genting direct to LCCT. Bila ingin naik bis ini kembali ke LCCT, book via online, karena sering kali tiket bis sold out.

Harga bis RM 31.5 – tiket memang mahal dibandingkan naik bis kembali ke KL Sentral atau Titi Wangsa. Tapi kami tidak perlu transit, karena bis langsung ke LCCT.
Selain itu tempat duduk bis lapang, dan nyaman. Didalam diputarkan film Hollywood.

Perjalanan 3 jam lebih. Bis berangkat dai LCCT jam 17.45 – sampai di LCCT jam 20.30.
Setelah ambil bagasi, kami antri drop baggage dan langsung ke gate. Karena jam boarding sudah dekat.

Thats all my journey, see you at my next trip – Nusa Lembongan & Rafting, Bali.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

artikel bagus dan cukup informatif

Posting Komentar